Pasar Beringharjo, Aktivitas, Akses, Harga Tiket

Pasar Beringharjo

Pasar Beringharjo adalah bagian dari Malioboro, yang patut dikunjungi. Pasar ini telah menjadi pusat kegiatan ekonomi selama beberapa dekade dan keberadaannya memiliki makna filosofis. Pasar, yang telah direnovasi beberapa kali, melambangkan tahap sibuk kehidupan manusia dalam memenuhi ekonominya.

Jika Anda ingin membeli batik, Beringharjo adalah tempat terbaik karena memiliki koleksi lengkap. Dari pakaian batik yang terbuat dari katun hingga sutra, dari harga mulai dari puluhan ribu hingga satu juta. Apa rute menuju pasar Beringharjo? Apa saja kegiatan yang bisa dilakukan di tempat ini?

Akses ke pasar Beringharjo

Pasar Beringharjo tradisional berada di Jalan Manufacturing 1, Yogyakarta. Akses ke pasar Beringarjo sangat mudah dilalui karena masih berada di sekitar kawasan wisata Malioboro. Bagian depan dan barat pasar adalah tempat yang bagus untuk menemukan makanan ringan tradisional yang lezat.

Di bagian utara depan, Anda akan menemukan banyak kue dodol, brem, bakpia manis yang diisi dengan kacang hijau dalam bentuk kering atau basah. Di pintu depan, pengunjung dapat membaca nama Pasar Beringharjo, ‘PASAR BERINGHARJO’, yang ditulis dalam huruf Latin dan Jawa.

Baca juga : Hutan Pinus Mangunan

Yah, karena pasar ini tepat di jantung kota Yogyakarta, mudah diakses oleh semua jenis transportasi. Anda dapat memilih transportasi umum dari bandara Adisucipto dan kemudian naik bus Trans Jogja menggunakan jalur 3A atau 3B. Trans Jogja ini akan berhenti di depan Kantor Gubernur Yogykarta dan Anda akan berjalan sekitar 100 meter di sepanjang jalan yang sama.

Harga tiket untuk pasar Beringharjo

Tidak ada biaya masuk untuk menikmati surga belanja di Malioboro. Anda hanya perlu membayar Rp. 2.000 untuk parkir motor dan Rp. 5.000 untuk parkir mobil. Anda bebas untuk melihat produk apa pun yang dijual di pasar Beringharjo dan menawarkannya.

Koleksi pakaian batik tersedia di bagian barat dan utara pasar, sementara koleksi pakaian batik tersedia hampir di mana-mana di bagian barat pasar ini. Selain pakaian batik, bagian barat pasar juga menawarkan pakaian tradisional: lonjakan, blangkon, dan sarung dan kain tenun.

Sepatu kets dan tas yang dijual dengan harga terjangkau tersedia di sekitar eskalator di sebelah barat pasar. Ketika Anda naik ke lantai dua, Anda akan mencium aroma rempah-rempah Jawa seperti kunyit, kopi, dan teh.

Baca juga : Kuliner Jogja

Kegiatan itu bisa dilakukan di pasar Beringharjo

Pasar Beringharjo adalah tempat yang tepat untuk mencari barang-barang antik. Pusat barang antik berada di sisi timur lantai tiga. Bangunan ini terbagi menjadi beberapa zona. Di lantai pertama, Anda akan melihat pintu masuk ke sisi utara, dengan sisi barat menjual buah-buahan, sayuran, dan hidangan tradisional yang lezat. Selebihnya menawarkan beragam batik berkualitas dengan harga terjangkau, cocok untuk oleh-oleh. Di lantai berikutnya, ada sejumlah toko yang menjual jahe, jahe, rempah-rempah kayu manis, dan banyak lagi.

Setelah menyelesaikan tur pasar, saatnya untuk menjelajahi daerah di sekitar pasar dengan tawaran yang tidak kalah menarik. Daerah di bagian utara pasar yang dulunya populer sebagai Kampung Cina adalah tempat paling populer.

Anda dapat menemukan kaset musisi di tahun 1950-an yang jarang ditemukan di tempat lain. Juga, ada stupa Budha dalam berbagai pose. Beringharjo adalah pasar tradisional terbesar yang layak dikunjungi di Yogyakarta. Pasar buka dari pagi hingga malam dan menawarkan produk pasar tradisional.

Apakah Anda ingin mencari barang berharga? Datang saja ke pasar Beringharjo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*